Mudik Lebaran 2022 Jangan Coba-Coba? Diprediksi Akan Ada Kemacetan Parah -->

Breaking news

News
Loading...

Baca kami di Helo

Mudik Lebaran 2022 Jangan Coba-Coba? Diprediksi Akan Ada Kemacetan Parah

dok. istimewa/ Masyarakat diimbau untuk menghindari tanggal-tanggal tertentu yang diperkirakan menjadi puncak arus mudik, (20/4/2022).


Jakarta - Pemerintah memprediksi akan ada kemacetan parah yang terjadi di sejumlah ruas jalan saat mudik Lebaran 2022. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, akan ada 23 juta mobil dan 17 motor yang akan digunakan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman. Kemacetan parah pun tak terhindarkan.


Masyarakat pun diimbau untuk menghindari tanggal-tanggal tertentu yang diperkirakan menjadi puncak arus mudik maupun arus balik tahun ini.


Presiden Joko Widodo pun menyebut puncak arus mudik akan terjadi pada 28,29, 30 April 2022. Jokowi juga mengimbau agar masyarakat bisa mudik sebelum tanggal tersebut, asalkan sudah sesuai dengan masa libur dari tempat bekerja.


Senada dengan Jokowi, pengelola jalan tol Jasa Marga juga mengungkap puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat, 29 April 2022. Sedangkan arus balik akan terjadi pada Minggu 8 Mei 2022.


"Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, diprediksi sekitar 85 juta orang akan melakukan perjalanan mudik dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan 47% di antaranya akan menggunakan jalur darat baik dengan kendaraan umum maupun pribadi," tulis Jasa Marga dalam akun instagram resminya.


"Oleh karena itu, untuk mewujudkan kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik Kawan JM, mimin imbau untuk menghindari waktu-waktu yang diprediksi menjadi puncak arus mudik maupun balik ya," sambung Jasa Marga lagi.


Tak lupa Jasa Marga juga mengingatkan agar masyarakat yang sekiranya melintas di jalan tol, memastikan bahwa saldo e-toll dalam kondisi cukup agar tidak menghambat pengguna jalan lainnya. Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Korlantas Polri sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk melancarkan arus mudik 2022. Skema one way atau satu arah hingga ganjil genap akan dimulai pada 28 April 2022 dari KM 47 Tol Jakarta Cikampek sampai KM 313 gerbang Tol Kali Kangkung.


Nantinya, dari Tol Jakarta-Cikampek sampai Kali Kangkung akan diterapkan satu arah. Jalur B yang biasanya digunakan untuk kendaraan yang mengarah ke Jakarta bakal dimanfaatkan untuk mengarah ke timur, ke Jawa tengah selama pemberlakuan one way dan ganjil genap. (dw/*)