Polisi sebut Indra Kenz menutupi dalang investasi bodong aplikasi Binomo -->

Breaking news

News
Loading...

Baca kami di Helo

Polisi sebut Indra Kenz menutupi dalang investasi bodong aplikasi Binomo

dok. istimewa/ Sejumlah saksi pun akan diperiksa guna menyelidiki kasus ini, salah satunya YouTuber Erwin Laisuman, (4/3).


Jakarta - Bareskrim Polri melakukan pengembangan terkait kasus aplikasi Binomo yang menyeret crazy rich Medan, Indra Kenz, sebagai tersangka. Sejumlah saksi pun akan diperiksa guna menyelidiki kasus ini, salah satunya YouTuber Erwin Laisuman.


"Iya EL (Erwin Laisuman) sudah kita layangkan panggilan," ujar Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara saat dikonfirmasi, Jumat (4/3/2022).


Chandra mengatakan Erwin Laisuman rencananya akan diperiksa pada Selasa (8/3) pekan depan. Erwin Laisuman diperiksa sebagai saksi.


"Iya baru EL. Betul (sebagai saksi)," ungkao Chandra.


Sebelumnya, Bareskrim telah menahan tersangka affiliator kasus Binomo, Indra Kenz. Polisi menyebut Indra Kenz diduga menutupi dalang investasi bodong aplikasi Binomo.


"Binomo itu dia mengatakan, si Indra Kenz itu, dia mengatakan dia nggak kenal, dia menutupi," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan, Selasa (1/3).


"Menutupi, bagaimana dia terima uang kalau dia nggak tahu. Memang uang dari langit, terima uangnya bisa kayak gitu," tambahnya.


Whisnu mengatakan polisi masih mendalami untuk mengungkap dalang investasi bodong Binomo ini. Dia menyebut Indra Kenz tidak jujur dalam memberikan keterangan ke polisi.


Polri memastikan penerima aliran dana Indra Kenz terkait kasus Binomo akan diperiksa. Saat ini polisi masih berfokus melacak aset crazy rich asal Medan tersebut. (dw/*)