Para Gubernur se-Indonesia berkumpul di IKN, Anies Baswedan bawa tanah ini,.. -->

Breaking news

News
Loading...

Baca kami di Helo

Para Gubernur se-Indonesia berkumpul di IKN, Anies Baswedan bawa tanah ini,..

dok. istimewa/ Tanah dari Kampung Aquarium menghadirkan harapan bahwa pembangunan kota baru yang akan dijadikan ibu kota ini hendaknya tidak memarjinalkan rakyat kecil, (14/3).


Jakarta - Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan memasuki babak baru. Ibu kota yang baru bernama Nusantara ini dalam tahap pembangunan.


Setelah resmi menunjuk kepala otoria IKN, kini pemerintah berangsur-angsur melakukan agenda dalam rangkaian untuk menyukseskan pembangunan mega proyek tersebut.


Terbaru, diagendakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan berkumpul bersama para Gubernur se Indonesia di IKN pada hari Senin ini (14/2/22).


Bukan hanya sekadar datang dan bertemu presiden di IKN, para gubernur ditugaskan untuk membawa tanah dan air dari daerah masing-masing.


Direncanakan tanah dan air tersebut akan disatukan dalam kendi nusantara dan disimpan di titik Nol IKN.


Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang juga akan menghadiri agenda tersebut akan membawa tanah dan air dari Jakarta.


Dalam akun instagram miliknya, Anies “membocorkan” tanah dan air mana yang akan dia bawa ke IKN sesuai arahan yang ada.


Dalam salah satu postingan di akun Instagram miliknya, Anies membagikan video sejumlah ibu-ibu yang menggali tanah dan ditempatkam di satu tempat.


Dalam keterangan tertulis di caption postingan tersebut, Anies mengatakan bahwa Ibu-ibu yang mencangkul tanah tersebut adalah warga di Kampung Akuarium.


Sekadar informasi, Kampung Akuarium adalah kawasan yang pernah digusur oleh Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), namun di bawah kepemimpinannya (Anies) justru kawasan tersebut dibangun kembali.


“Pagi ini, rakyat kebanyakan yaitu ibu-ibu warga Kampung Akuarium, di pesisir Jakarta Utara mencangkul dan mengumpulkan tanah untuk dibawa oleh Gubernur DKI Jakarta ke IKN,” tulis caption dalam postingan tersebut, dikutip Minggu (13/3/22).


Tak berhenti sampai disitu, Anies juga menyampaikan semacam filosofi mengapa tanah dari Kampung Akuarium yang dipilih.


Dalam lanjutan caption postingan tersebut dijelaskan bahwa harapannya pembangunan kota baru yang akan dijadikan ibu kota ini hendaknya tidak memarjinalkan rakyat kecil.


“Tanah dari Kampung Aquarium menghadirkan harapan bahwa pembangunan kota baru yang akan dijadikan ibu kota ini hendaknya tidak memarjinalkan rakyat kecil dan justru nyata-nyata akan memberikan kemajuan dan kebahagiaan bagi semua, khususnya rakyat kebanyakan,” lanjutnya.


Anies pun dalam lanjutan caption postingan tersebut menjelaskan bahwa kembalinya kehidupan Kampung Akuarium yang dulu sama-sama diketahui pernah tergusur oleh kepemimpinan sebelumnya (Ahok), bisa menjadi simbol untuk melahirkan atau menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


“Kembalinya kehidupan masyarakat di Kampung Aquarium menjadi simbol atas kembalinya kita kepada cita-cita dasar pendirian republik ini, yaitu untuk melindungi setiap tumpah darah dan untuk menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambah keterangan caption postingan di akun Anies Baswedan. (dw/*)