Nasabah BTN, Hati-hati penipuan di Twitter modus CS -->

Breaking news

News
Loading...

Nasabah BTN, Hati-hati penipuan di Twitter modus CS

By: Tim BNNews INVESTIGASI
Wednesday, 24 November 2021

Dok. Tangkapan layar


Jakarta - Memiliki sebuah rumah adalah impian bagi golongan masyarakat bawah, apalagi saat ini lagi gencarnya pemerintah era saat ini, memberikan program-program rumah bersubsidi, lain halnya yang dialami narasumber media ini. Berharap memiliki rumah bersubsidi akan tetapi yang katanya enol dp itu , tidak ada hanya omongan kosong yang di alaminya (25/11).



Berawal dari usulan narasumber untuk mengajukan kredit rumah bersubsidi di wilayah Kabupaten Pangandaran, data satu persatu disiapkan dari awal boking fee harus mengeluarkan Rp.1 juta yang disetorkan ke pengembang perumahan tersebut.


Akhirnya antara pengembang dan narasumber sepakat dp rumah 8 juta diluar pembayaran lainnya yang nominalnya sekitar 2 jutaan kurang lebih, yang harus dipersiapkan di rekening bank BTN, jadi totalnya 10 jutaan kurang lebihnya uang yang harus dikeluarkan narasuber, "ya ga apa-apa demi memiliki rumah impian"


Proses usulan ke bank pun dimulai dengan mendatangi bank BTN di kabupaten Pangandaran, setelah adanya survey dari  pihak bank BTN ke narasuber selaku nasabah dan kredtur, bank BTN hanya meng acc 98 juta dari harga rumah 148 juta.


Hal ini yang sangat berat dirasa narasumber maju kena, mundur pun kena, maju ra kuat mundur uang yang sudah masuk ke pengembang bagaimana?? toh misalnaya balikpun pasti ada potongan dan waktu ongkos terbuang buat urus-urus usulan rumah katanya bersubsidi, sisa harga rumah tersebut dibebankan ke DP rumah, ini bagaimana apa ada solusinya,,, itu postingan narasuber di akun Twitter nya, awal mula terjadi akun palsu mengatasnamakan BTN mencoba menipu narasumber mengatasama cs BTN.


Maksud narasumber mencari solusi berharap pihak terkait merespon ," eh penipu yang lebih tanggap, Alhamdulillah selamet-selamat"


Masyarakat pengguna medsos, apapun medsosnya bijak dan disarankan berhati-hati modus penipuan mengintai dimana-mana. (fw/*)