Novel Bamukmin geram: bandingkan imam besar HRS dengan si Kece nggak nyambung tuh si Ade Armando, -->

Breaking news

News
Loading...

Novel Bamukmin geram: bandingkan imam besar HRS dengan si Kece nggak nyambung tuh si Ade Armando,

By: Tim BNNews
Wednesday, 29 September 2021

Dok. istimewa (Novel Bamukmin)


Ade Armando juga sebagai salah satu tersangka kasus penodaan agama, hanya saja dia tak ditahan karena dekat dengan Rezim.


Jakarta - Pengacara Habib Rizieq Novel Bamukmin geram dengan pertanyaan  pegiat media sosial Ade Armando yang membandingkan kasus kekerasan yang dialami tersangka  penodaan agama, M Kece dengan Rizieq Shihab.


Novel Bamukmin menegaskan pertanyaan soal boleh atau tidaknya Rizieq Shihab dipukuli dan dilumuri kotoran sebagaimana kasus penganiayaan M Kece itu sebenarnya pantas untuk Ade Armando sendiri, sebab kata Novel Ade Armando juga sebagai salah satu tersangka kasus penodaan agama, hanya saja dia tak ditahan karena dekat dengan Rezim.


"Sebenarnya Ade Armando lagi berkaca dengan dirinya sendiri karena dirinya masih tersangka dengan dugaan penistaan agama yang SP3 dibatalkan dan seharusnya sudah ditahan namun karena menjilat rezimnya luar biasa dengan cara terus mengonggong. Maka masih bisa berkeliaran sampai saat ini," ujar Novel, kepada wartawan, Selasa (28/9).


Pentolan Front Pembela Islam itu menegaskan, kasus M Kece tak bisa disandingkan dengan kasus Rizieq Shihab, Ade Armando disebutnya tidak nyambung membandingkan hal itu.


"Sekarang malah masih sempat bicara agama karena Ade Armando tersangka dengan dugaan penistaan agama maka yang dibela si Kece lah sehingga makin parah kedunguannya dengan kegagalpahaman akan agama Islam mau membandingkan imam besar HRS dengan si Kece kan nggak nyambung tuh si Ade Armando," katanya.


Sebelumnya Ade Armando menyesalkan banyaknya tokoh yang memberikan pembelaan terhadap aksi Napoleon Bonaparte yang melakukan penganiayaan kepada tersangka penistaan agama, M Kece.


Ia pun kemudian melontarkan pertanyaan, bolehkan eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab dipukuli dan wajahnya dilumuri kotoran karena menghina agama lain?


Menurutnya, aksi Napoleon Bonaparte yang didukung oleh pihak-pihak orang dekat Habib Rizieq seperti, Wakil Sekretaris Jenderal PA 212, Novel Bamukmin; Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama, Yusuf Martak; pengacara Rizieq, Aziz Yanuar, adalah kejahatan dan kepengecutan.


“Dia bisa saja marah terhadap Kece, tapi sebagai hamba hukum, seharusnya dia sadar bahwa supremasi hukum harus ditegakkan demi kebenaran dan keadilan,” katanya, seperti dilansir dalam videonya di Cokro TV, Sabtu (25/9).


Lanjutnya, ia mengatakan bahwa M Kece sendiri sudah ditahan dan akan diadili, sehingga Napoleon tidak perlu menghukum Kece dengan tangannya sendiri.


Karena itu, pihaknya juga mempertanyakan apa yang bisa memberi pembenaran atas tindakan Napoleon di mata beberapa tokoh Islam dan tokoh masyarakat.


“Sekarang saya balik misalnya, kalau Kece boleh dipukuli Napoleon, bolehkah Rizieq dipukuli dan wajahnya dilumuri kotoran karena ia sangat menghina agama lain, sementara pendoaan agama adalah kejahatan yang luar biasa?” ujarnya.


Jawab dia, hal tersebut tidak boleh dilakukan, “Dan itulah yang seharusnya diterapkan dalam kasus Kece,” tukasnya. (dw/ana)