Ini diantaranya kandidat pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis,



(Kabarhakam) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menjadi kandidat pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis. Ia termasuk dari lima jenderal bintang tiga yang diajukan ke Presiden Joko Widodo.


Jakarta - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto menjadi kandidat pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis. Ia termasuk dari lima jenderal bintang tiga yang diajukan ke Presiden Joko Widodo.

Agus lulusan Akpol 1989. Ia berpengalaman di bidang reserse. Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah 16 Februari 1967 itu sudah menempati sejumlah posisi di Korps Bhayangkara.

Dihimpun dari berbagai sumber, Agus mengawali karir di Polres Dairi, Sumatera Utara pada 1990.

Ia malang melintang di kepolisian wilayah Pulau Sumatera, mulai dari Kapolsek Sumbul, Kapuskodalops Polres Lampung Selatan, hingga Kasat Serse Poltaber Medan.

Selepas itu, Agus digeser ke Polda Jawa Timur pada 2001. Ia kemudian ditarik ke Polda Metro Jaya pada 2006. Karirnya terus menanjak. Agus pernah menjabat Kapolres Tangerang, Kapolres Metro Tangerang, Direskrimum Polda Sumatera Utara.

Ia kemudian ditarik ke Bareskrim Polri. Pria yang akan menginjak usia 54 tahun pada Februari mendatang tersebut juga pernah berkarir di Badan Narkotika Nasional (BNN) menjabat Direktur Psikotropika dan Prekursor pada 2015.

Tak lama kemudian, Agus diangkat menjadi Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Saat itu, ia turut menangani kasus penodaan agama yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok pada 2016 lalu.

Setelah itu, Agus diangkat menjadi Wakapolda Sumatera Utara. Setahun kemudian, ia menjabat Kapolda Sumatera Utara. Agus lantas ditunjuk sebagai Kabaharkam Polri menggantikan Komjen Firli Bahuri yang terpilih sebagai Ketua KPK, dilansir CNN Indonesia.

Di tengah pandemi Covid-19, Agus ditugaskan menjadi Kepala Operasi Terpusat Kontinjensi Aman Nusa II Penanganan Covid-19. Operasi Polri dalam menangani pandemi itu pun telah berakhir pada 31 Desember 2020.

No comments: