!-- Konten Menarik -->

BABE

Inspektur Jenderal Nana Sudjana dicopot dari Kapolda Metro, sekarang jabat lagi



Nasib baik masih mendekatinya. Beberapa bulan usai lepas dari jabatan Kapolda, Jenderal Listyo meliriknya dan menjadikan dia sebagai Kapolda Sulut.
 
Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah pejabat penting. Beberapa Kapolda diganti, salah satunya Kapolda Sulawesi Utara (Sulut). Yang menjadi perhatian adalah sosok Kapolda Sulut yang baru. Dia adalah Inspektur Jenderal Nana Sudjana. Nana menjadi sorotan lantaran pernah dicopot dari Kapolda Metro karena kasus kerumunan di rumah Habib Rizieq.

Namun, nasib baik masih mendekatinya. Beberapa bulan usai lepas dari jabatan Kapolda, Jenderal Listyo meliriknya dan menjadikan dia sebagai Kapolda Sulut. Dilansir dari laman Viva, menggantikan Inspektur Jenderal Panca Putra Simanjuntak. Pergantian Kapolda ini tertuang Surat Telegram (STR) Nomor: ST/318/II/KEP/2021 tertanggal 18 Februari 2021, yang ditandatangani oleh As SDM Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Nana menjadi salah satu jenderal yang punya jabatan strategis lagi. Mengulik masalah pencopotan dirinya sebagai Kapolda Metro itu atas keputusan Kapolri sebelumnya Jenderal Idham Azis. Saat itu massa berbondong-bondong mendatangi rumah eks Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab untuk menyambut kedatangannya dari Arab Saudi.

Tak hanya itu, Habib Rizieq diketahui menggelar Maulid Nabi SAW dan mengadakan pernikahan anaknya Najwa Shihab. Usai acara tersebut, Nana pun langsung dicopot. Alasannya karena Nana dianggap tidak menjalankan perintah untuk menegakan protokol kesehatan. 

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono pada 16 November 2020 lalu yang mengumumkan pencopotan Irjen Nana dari jabatan Metro 1. Posisi Nana kemudian diisi oleh Irjen Fadil Imran yang dahulu menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Dikutip VIVA, Jumat 19 Februari 2021 dari beberapa referensi, Nana merupakan lulusan Akpol tahun 1988. Nana tercatat mahir dalam bidang intel. Nana yang lahir di Cirebon 26 Maret 1956 ini usai dicopot dari Kapolda Metro, dia menduduki posisi koordinator Staf Ahli Kapolri.

Sejumlah jabatan pernah dia duduki sejak lukis dari Akpol, di antaranya: Pamapta Polresta Yogyakarta (1988), Kapolsekta Umbulharjo Polresta Yogyakarta, Kasat Intel Polres Metro Jakbar (2001), Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakbar (2002), Kapolres Probolinggo (2006).

Selanjutnya, menjabat Wakapolwiltabes Surabaya (2008), Analis Utama Tk. III Baintelkam Polri, Kapoltabes Surakarta (2010), Dirintelkam Polda Jateng (2011), Analis Utama Tk. I Baintelkam Polri (2012), Analis Kebijakan Madya bidang Ekonomi Baintelkam Polri (2013), Dirintelkam Polda Jatim (2014), Wakapolda Jambi (2015), Wakapolda Jabar (2016), Dirpolitik Baintekam Polri (2016), Kapolda NTB (2019), Kapolda Metro Jaya (2019), Koorsahli Kapolri (2020).  (rd/*)

No comments