11 Jenazah korban longsor, sudah diserahkan -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

11 Jenazah korban longsor, sudah diserahkan

By: M Abdul Rosyid
Saturday, 24 October 2020

Doc. Ilustrasi

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tim SAR PTBA telah melakukan evakuasi korban terdampak longsor. Sebagian dari mereka sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban.


Muara Enim- Tanah longsor yang terjadi di Desa Tanjung Lalang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. Kesepuluh korban jiwa tersebut telah teridentifikasi oleh BPBD setempat. 


Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tim SAR PTBA telah melakukan evakuasi korban terdampak longsor. Sebagian dari mereka sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban.


Hujan dengan intensitas tinggi disertai kondisi tanah labil memicu tanah longsor. Lokasi kejadian berada di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Bencana ini terjadi para Rabu siang (21/10/2020), sekitar pukul 14.00 WIB.


"BPBD Provinsi Sumatera Selatan melaporkan lokasi tanah longsor tersebut merupakan penambangan batu bara tradisional di kedalaman sekitar 20 meter, berbentuk terowongan, " ujar Raditya Jati. 


Sementara itu, pantauan di lapangan semalam (21/10) cuaca hujan deras masih berlangsung.


Berikut nama 11 orang yang menjadi korban tanah longsor di Kabupaten Muara Enim:

Korban Tambang Rakyat longsor
1. Darwis (46), warga Tanjung Lalang
2. Hardiyawan, warga Tanjung Lalang
3. Rukasih, warga Tanjung Lalang
4. Sandra (25) warga Mulyadadi, Cipari
5. Joko (26), warga Penyandingan
6. Purwadi (60), warga Penyandingan
7. Sulfiawan (30), warga Tanjung Lalang
8. Sumarlin (35) warga OKU Selatan
9. Hupron, warga Lampung
10. Komardani (48), warga Sukaraja
11. Labisun (40), warga Lampung Utara