Terkait Limbah, DLH Tangsel mengaku sudah menegur pengelola kawasan Taman Tekno BSD -->

Advertisement

Loading...

Terkait Limbah, DLH Tangsel mengaku sudah menegur pengelola kawasan Taman Tekno BSD

By: M Abdul Rosyid
Monday, 3 August 2020


 Teguran itu dirasakan terlalu ringan. Apalagi, tidak ada sanksi tegas yang dijatuhkan.

Tangerang Selatan- Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku telah menegur pengelola kawasan Taman Tekno BSD. Alasannya, karena telah membuang limbah ke Jaletreng Riverpark.⁣

Namun, teguran itu dirasakan terlalu ringan. Apalagi, tidak ada sanksi tegas yang dijatuhkan. Padahal, kawasan Taman Tekno BSD sudah berulang kali melakukan tindakan tersebut.⁣

Kepala Seksi Pengawasan dan Pembinaan Lingkungan pada DLH Kota Tangsel Tedy Krisna mengatakan, yang bertanggung jawab terhadap pembuangan limbah itu adalah pihak pengelola Taman Tekno BSD.⁣

"Di sana itu penanggung jawabnya pengelola. Kita hanya pengawasan. Jadi yang salah mereka, karena yang bertanggung jawab terhadap kawasan Taman Tekno ya mereka," kata Tedy kepada SINDOnews, Senin (3/8/2020) siang.⁣

Diakui Tedy, sebagai pengawas, DLH Tangsel memiliki banyak kelemahan. Apalagi, di kawasan Taman Tekno BSD itu ada sekira 1.000 gudang dan sudah ada hampir sekitar 50 pabrik besar yang menghasilkan polutan.⁣

"Mungkin banyak, di atas 1.000 an. Tapi kalau perusahaan itu yang gede-gede juga yang memproduksi sedikit, ada di bawah 50. Tapi bengkel-bengkelnya itu kita tidak tahu. Kita kemarim melakukan survei," sambungnya.⁣

Saat survei itu, Tedy mengaku ditemani pihak pengelola kawasan yang bertanggung jawab terhadap pembuangan limbah dari BSD. Dari survei itu terungkap, limbah dibuang oleh kawasan Taman Tekno yang ada di Blok G1.⁣

"Saya bilang, kita dari DLH kalau melakukan pengawasan juga terlalu sulit. Memang informasinya yang buang di kawasan itu Blok G1. Di sana itu ada sekira 65 gudang dan saya masih belum ke sana," tambah Tedy.