Pemkot Bekasi Tiadakan perayaan HUT RI ke 75 -->

Advertisement

Loading...

Pemkot Bekasi Tiadakan perayaan HUT RI ke 75

By: M Abdul Rosyid
Thursday, 6 August 2020

Ilustrasi.

Kalau ada euforia-euforia, seperti panjat pinang karena euforianya sedang pandemi. Yang begitu-begitu ditunda dulu.

Kota Bekasi- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meniadakan kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 75. Kegiatan-kegiatan seperti kemeriahan perlombaan pada tahun ini ditiadakan.

"Kalau ada euforia-euforia, seperti panjat pinang karena euforianya sedang pandemi. Yang begitu-begitu ditunda dulu," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada wartawan, Rabu (5/8/2020).

Pria yang disapa Pepen itu malanjutkan bahwa kegiatan seperti euforia bisa diselenggarakan ketika wabah virus corona atau Covid-19 ini berlalu. Kegiatan euforia itu bisa diselenggarakan kembali pada tahun depan.

"Insha Allah tahun depan selesai, engga ada pandemi kita bisa memperingati memeriahkan hari ulang tahun," ungkap dia.

HUT Kemerdekaan RI tahun ini, kata politikus Golkar itu, harus dimaknai berbeda. Kota Bekasi, kata dia, meniadakan kegiatan selama tiga menit untuk menghormati lahirnya Bangsa Indonesia.

"Gini, ini kan hari ulang tahun sakral negara ya. Artinya, semua masyarakat bisa menghormati sebuah proses hari lahir, hari merdekanya RI. Nah kalau apel saja dibolehkan dalam kapasitas tertentu, di warga juga dibolehkan," beber dia.

"Justru itu untuk menyemangati dan menggali nilai-nilai ideologi negara. Sebuah negara akan kokoh manakala rakyatnya itu memahami betul akan tugasnya sebagai warga negara. Dan negara itu pasti punya landasan filosofis makanya kita NKRI," lanjutnya.

Dalam memperingati hari lahir Bangsa Indonesia, Pemkot Bekasi sendiri akan menyelenggarakan dengan protokol kesehatan. Sejauh ini, pihaknya belum merumuskan bagaimana kegiatan ini diselenggarakan.

"Di alun-alun terbatas nanti, di Istana juga kayaknya di dalam Istana deh. Atau kita seumpamanya melakukan di stadion atau alun-alun. Bisa sambil ada virtual TV kita ikut, ini kan belum dirapatkan sama Sekda," jelas dia.

Untuk itu, Pepen mengimbay agar warga Kota Bekasi tidak menggelar kegiatan seperti perlombaan 17 Agustusan. Karena, kata Pepen, ada pingkatan klaster virus corona di lingkup keluarga.

"Jangan dulu lah, cluster keluarga mulai agak naik. Niatnya bagus di kondisi normal ini kan baru new normal," ucap dia.