Diamuk massa, Seorang WNA Duduga Terlibat Penipuan -->

Advertisement

Loading...

Diamuk massa, Seorang WNA Duduga Terlibat Penipuan

By: M Abdul Rosyid
Sunday, 23 August 2020


Sebelum diamuk massa, pria yang membawa mobil itu dikejar-kejar oleh sejumlah orang di Jalan Raya Setu-Bantargebang.

Bekasi- Seorang warga negara asing atau WNA asal Timur Tengah menjadi bulan-bulanan massa di Perumahan Bekasi Timur Regency, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Sabtu petang, 22 Agustus 2020.

Seorang warga di sana, Guntur Hadi Saputra mengatakan sebelum diamuk massa, pria yang membawa mobil itu dikejar-kejar oleh sejumlah orang di Jalan Raya Setu-Bantargebang sejak pukul 17.20 WIB.

Saking kencangnya mobil yang dikemudikan pria itu, sejumlah mobil terserempet dan beberapa pengendara sepeda motor tertabrak. "Ada beberapa yang jatuh dan terluka," kata Guntur ketika dihubungi pada Minggu, 23 Agustus 2020.

Ia mengatakan mobil minibus warna putih baru berhenti di depan pertokoan perumahan setelah dikepung oleh warga yang mengejar. Aksi main hakim pun tidak dihindarkan. Pria itu dipukuli massa hingga babak belur. Pakaiannya sampai penuh noda darah.

Polisi yang menerima laporan segera ke lokasi untuk meredam massa yang kadung geram. Pria itu bersama mobilnya lalu dibawa ke Mapolsek Bantargebang untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota Ajun Komisaris Heri Purmono mengatakan, pria itu diduga terlibat kasus penipuan. "Lagi diperiksa, nanti perkembangan dikabari," kata Heri.

Menurut Heri, pria tersebut mengaku berasal dari Iran. "Tapi belum kami cek, paspornya gak ada," ucap Heri. (*)