Operasi penegakan hukum di Tanah Papua -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Operasi penegakan hukum di Tanah Papua

By: M Abdul Rosyid
Sunday, 3 May 2020


Kapolda-Pangdam Cenderawasih Pimpin Operasi Penegakan Hukum di Papua.

Jayapura - Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab ditunjuk menjadi penanggung jawab keamanan sekaligus dalam rangka operasi penegakan hukum di Tanah Papua. Keputusan ini ditetapkan setelah rapat terbatas.

"Kemarin kami melaksanakan rapat terbatas bersama pimpinan tertinggi di Jakarta, dengan ini Menko Polhukam RI memutuskan bahwa Kapolda dan Pangdam ditunjuk sebagai penanggung jawab keamanan sekaligus dalam rangka operasi penegakan hukum di Tanah Papua," ujar Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat memberikan arahan kepada para prajurit TNI-Polri di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (2/5/2020).

Dengan tugas baru yang diberikan kepada Kapolda Papua dan Pangdam XVII/Cenderwasih, kedua pimpinan itu melakukan kunjungan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (2/5), untuk melakukan sosialisasi sekaligus memastikan kondisi para anggota di masa penyebaran virus Corona.

"Hari ini saya bersama Pangdam XVII/Cenderawasih hadir di sini (Wamena) dalam kegiatan pengarahan kepada prajurit TNI-Polri di Kabupaten Jayawijaya ini. Kami sebagai pimpinan dari satuan ingin melihat para Prajurit TNI/Polri di Kabupaten Jayawijaya," kata Kapolda dalam arahannya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Papua mengingatkan kembali soal kerja sama dan sinergi antara anggota TNI dan Polri. "Saya juga mau mengingatkan kembali terkait dengan permasalahan yang terjadi di Mamberamo Raya bertepatan saat melaksanakan hari Paskah tahun 2020 di tanah Papua. Saya mohon dengan sangat para pimpinan di satuan masing-masing dan operasional di lapangan betul-betul cek dan mengecek memonitor setiap anggotanya apabila terjadi persoalan pribadi seseorang yang mana tidak terpecahkan dapat mengganggu bagi personel di lapangan," tegas Irjen Paulus Waterpauw.

Lebih jauh Irjen Pol Paulus memberi peringatan juga terkait wabah virus Corona di mana wilayah Kabupaten Mimika cukup signifikan perkembangannya, demikian juga Kabupaten Merauke, Kabupaten Keerom, Jayapura, dan Kabupaten Nabire.

"Setiap pos pengamanan aparat TNI-Polri yang ada di sekitaran kabupaten untuk selalu mengecek terhadap masyarakat yang sedang melewati pos tersebut dengan berjalan kaki agar dapat memutus masuknya penyebaran COVID-19," kata Kapolda.

"Anggota harus selalu memperhatikan pendistribusian bantuan sembako yang disalurkan kepada masyarakat dengan baik, harus dapat mengetahui jumlah pendistribusian dan sasaran serta barangnya harus dicek kembali untuk layaknya barang tersebut diterima masyarakat," tambah Irjen Pol Paulus Waterpauw

Irjen Pol Waterpauw juga mengingatkan para anggota Polri dan prajurit TNI untuk bersama-sama memberikan keamanan kepada masyarakat terutama di masa COVID-19 ini.

Sementara itu, Pangdam Mayjen TNI Herman Asaribab memerintahkan anggota TNI-Polri untuk bersinergi dalam memerangi penyebaran COVID-19. Aturan pemerintah harus ditaati.

"Saat ini kita sedang menghadapi wabah virus Corona (COVID-19), untuk itu kita harus bersinergi dalam upaya memerangi, mencegah penyebaran COVID-19, dengan membatasi aktivitas kerumunan warga, laksanakan social distancing/physical distancing sebagaimana peraturan pemerintah," ujar Mayjen TNI Herman Asaribab.

Mayjen TNI Herman Asaribab juga kembali mengingatkan soal kejadian di Mamberamo Raya. Dia tak ingin kejadian serupa terulang.

"Kejadian seperti ini jangan terulang, untuk itu tetap menjaga sinergitas TNI-Polri dalam berkomunikasi, aktivitas bersama dan saling menjaga dalam setiap pelaksanaan di lapangan agar semuanya berjalan dengan aman dan lancar," tegas mayjen TNI Herman.