Melanggar perjanjian Pemkab, memutus kontrak Parkir Elekteronik PT. (GOS) di RSD Mayjend HM. Ryacudu -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Melanggar perjanjian Pemkab, memutus kontrak Parkir Elekteronik PT. (GOS) di RSD Mayjend HM. Ryacudu

By: M Abdul Rosyid
Tuesday, 5 May 2020


Lampung Utara– Menyikapi persoalan yang menuai konplik yang terjadi di lapangan parkir RSU Ryacudu Kotabumi, Selasa 05 Mei 2020.

Kepala dinas Perhubungan, Basirun Ali. Beserta jajaranya dan bersama dr. Syah Indra Husada Lubis.Sp.Og. selaku Plt. Direktur. RSD. Mayjen HM. Ryacudu Kotabumi.

dr. Sayah Indra Husada. Menjelaskan kepada rekan media.
Dari sejak tahun 2017.berdirinya perusahan palang parkir Elekteronik ini, dimana seperti apa yang di janjikan oleh oknum yang mengelola parkir elektronik PT. Guardian Oto Solusi. Dalam pembuatan, Double decker, ternyata semuanya itu hanya sekedar buwalan dan mimpi belaka, Ucapnya.

Dan ini sudah salah satu dari isi Pelanggaran kontrak kerja sama yang dilakukan oleh ‎pihak PT GOS terhadap RSUD. HM. Ryacudu Kotabumi lampung utara. Sudah cukup jelas, pembangunan double decker. cukup jelas tertera dalam isi perjanjian awal kerja sama. Dengan demikian pengelola parkir PT. GOS. Telah sangat gagal memenuhi perjanjian untuk penyediaan lahan parkir bertingkat (Double Decker).

Atas kegagalan itu, Pemerintahan Pemkab Lampung Utara, akan memutus kontrak kerja sama antara Rumah Sakit Umum Ryacudu Kotabumi dengan pihak pengelola parkir elektronik yang dikelola oleh PT. Guardian Oto Solusi. Yang disingkat dengan. (GOS)

Selain perjanjian pembuatan double decker itu saja bahkan masih banyak alasan yang lainnya, Diantaranya perolehan laporan pendapatan parkir yang cenderung tidak ada laporan. dan tarip parkir yang tidak jelas selain itu kerap terjadi kehilangan, baik Itu berupa Helem, dan kendaraan bermotor di area parkit tersebut.

Hingga tarif pembayaran di parkir Elekteronik, yang sangat tidak jelas mengada ada. dari Banyaknya kedaran yang parkir di are rumah sakit ini tidak disertai tiket mauk sebagai bukti parkir dan pembayaran pun mengada-ada saja bahkan tanpa adanya sertruk bukti dari penbayaran parkir itu tersebut.
Sehingga banyak sekali di keluhkan di kalangan masarakat kususnya di kabupaten lampung utara.
Ucap dr. Syah Indra...

Kadis Dinas Perhubungan. Basirun Ali. Menegaskan, lantaran dinilai melanggar perjanjian kerja sama, kepada manajemen Rumah Sakit Umum Ryacudu, Kotabumi, Lampung Utara maka Pemkab Lampura. memutuskan kontrak kerja sama pihak pengelola parkir elektronik yang dikelola oleh PT. Guardian Oto Solution sejak tahun 2017 lalu sampai saat ini. Pada hari selasa. 05 Mei.2020.

Salah satu pelanggaran kontrak kerja sama yang dilakukan oleh ‎pihak pengelola parkir itu telah gagal menyediakan lahan parkir bertingkat 

Sejak tahun 2017 silam, lahan parkir di RSUD. Ryacudu yang dikelola oleh PT. GOS dengan menggunakan sistem elektronik. Sistem ini dimana diharapkan akan mampu memaksimalkan perolehan pendapatan asli daerah yang selama ini dikelola dengan sistem manual. 

Sayangnya, dalam perjalanannya, pengelolaan parkir di itu menuai banyak, keluhan. Mulai dari besaran tarif parkir, ketidak tersediaan tiket parkir,  ‎hingga kabar tentang raibnya helm atau sepeda motor yang terparkir.

Basirun ali, mengucap saya hanya menjalankan perintah dan tugas kuwajiban saya. Selaku kepala dinas Perhubungan, kepada pemerintahan Lampung Utara. Dan siap Menidak dan siap Untuk mengelola kembali area parkir di RSUD. Ryacudu kotabumi. Seperti mana, sebelom adanya palang parkir. Guardian Oto  (GOS). di RSUD. Ryacudu  parkiran itu sudah dari dahulu kami dari dinas Perhubungan Yang Mengelolanya bersama pemerintah daerah di Lampung Utara ini, Ungkapnya. (fir)