Kasus pemuatan split, Sahrizal kadis PUPR Lampura akan berikan sangsi berat kepada Oknum ASN -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Kasus pemuatan split, Sahrizal kadis PUPR Lampura akan berikan sangsi berat kepada Oknum ASN

By: M Abdul Rosyid
Monday, 27 April 2020


Sahrizal kadis PUPR Lampura Akan memberikan sangsi berat kepada Oknum ASN, jika ada kerugian, hingga sampai merusak kualitas pembangunan Negara.

Lampung Utara - Dalam menyikapi pemberitaan yang terjadi sebelumnya, Dinas PUPR, Lampung Utara Di mana sangat menyayangkan, atas apa yang telah dilakukan oleh salah satu Oknum ASN dalam program pembangunan renopasi ruang isolasi. Covid-19. (CORONA), Di RSUD. Ryacudu kotabumi. Kabupaten Lampung Utara, (28/4/2020).

Dengan bertemu langsung bersama, Sahrizal Adhar selaku kepala dinas PUPR kabupaten Lampung Utara. Di ruang kerjanya. Senin 27 April 2020.
Menjelaskan bahwa, oknum ASN tersebut. Si (NG) yang bekerja selaku kasi Bidang Perencanan dinas PUPR. Lampura, Sahrizal mengunkapkan. Soal peristiwa kemarin itu sudah saya pertanyakan kepada bawahan saya. Dari adanya pemberitaan permasalahan kemarin yang menyakut renopasi bangunan ruang isolasi covi-19 di RSU Ryacudu Kotabumi.

Saat (NG) tersebut saya tanyakan. Dan dia menjawab, memberikan alasan kepada saya. Selaku kadis dinas PUPR. Lampura, kalau saat itu dirinya mengakui kalau saja dia hanya membersihakan sisa batu splite/cor. yang bertaburan di siring dekat pembangunan.

Itu dia lakukan agar jalan air di siring dekat pembangunan itu lancar dan tidak tehambat ole batu.
Ucap, (NG) tersebut. Kepada saya, selaku kepala dinas, PUPR Lampura.

Sahrizal Adhar. Selaku Kepala dinas PUPR, mengakui saya memang benar-benar tidak mengetahui kalo saja batu cor/splite, itu tersebut di angkut dengan memakai mobil dinas. Bahkan apa lagi sampai si (NG) bermaksut dan bahkan memang ingin di bawanya pulang, batu cor/splite untuk pembangunan ruang isolasi itu. Setahu saya sampai sejauh ini yang jelas pembangunan ruang isolasi covid-19 di RSU Ryacudu, sampai sekarang itu masih belum selesai dan belum juga terelalisasi.
Kata, kadis PUPR.

Kami media BN News. Mencoba mengulas peristiwa tersebut kepada pak kadis dinas PUPR, Sahrizal Adhar. dengan memperlihatkan bukti Video rekaman. Yang kebetulan pada saat pengerjaan pembangunan tersebut sedang berlangsung.

Yang secara tidak sengaja kami dari media BN News dan beserta mitra asosiasi DPC. AJO Indonesia, Lampura. yang saat itu melintas di jalan melewati tempat pembangunan ruang isolasi itu.
sangat jelas melihat, begitu mencurigakannya yang secara langsung melihat perilaku sikap dari (NG) oknum ASN itu tersebut.

Dengan jelas melihatnya mengambil, batu cor/splite, sebanyak kurang lebih empat karung yang di maksukannya di belakang mobil, ternyata mobil itu adalah mobil dinas, dari dinas PU, Mobil Avanza bewarna Hitam, berpelat Merah dengan No Pol : BE.2184 JZ.


Sedangkan pada saat itu terlihat jelas para tukang sedang sibuk-sibuknya bekerja melakukan pekerjaan pengecoran, di pembangunan ruang isolasi covid-19. Di RSU Ryacudu kotabumi.

Seketika Sahrizal Adhar selaku.
Kepala dinas PUPR tersebut melihat dari bukti kejadian, yang sebenarnya dengan apa yang terjadi serta mengetahui atas sikap dan perlaku, sebagai bawahanya, diapangan.
kadis PUPR tersebut mengucap. Rasa kekesalannya.
Pejabat tapi tidak sopan...!

Atas peristiwa ini maka Sahrizal selaku kadis PUPR.
Akan menegaskan. Kepada Oknum ASN tersebut. Apabila jika Adanya kerugian Negara, ataupun sampai mengganggu hingga merusak kualitas dalam pengadaan pembangunan negara maka kami dan terutama saya sebagai kadis dinas PUPR. Kabupaten Lampung Utara. Akan memberi saksi berat kepada Oknum ASN, si (SN) tersebut
Ucapanya.

Dan di saat peristiwa itupun di mana di area renopasi sebagai pembanguna ruang isolasi Covid-19. Terletak Di RSU Ryacudu kotabumi Kami media BN News tidak menemukannya adanya papan informasi sehinga kami tidak mengetahui berapa besar jumlah nilai angaran, dan apa saja yang. Di peruntukan dalam pembangunan renopasi ruang isolasi penangulangan Covid-19. (CORONA) itu tersebut.

Media online BN News portal Nasional bersama angota jajaran dan ketua dari Aliansi DPC. AJO Indonesia. Kabupaten Lampura. Atas peristiwa ini sangat di sayangkan atas perilaku dari salah satu oknum ASN pemerintahan Dinas pekerjaan umum Kab. Lampung utara ,yang dengan sengaja melakukan perbuatan.

Diduga dengan melanggar tatacara aturan perogram pemeritahan, oleh Oknum (NG) yang dengan sengaja memuat batu cor dengan karung yang ingin di bawa pulang kerumah nya dengan memakai mobil Dinas. batu cor matrial itu di ambil dari lokasi pekerjaan yang pada saat itu lagi di pergunaka dan di kerjakan untuk pengecoran pembangunan ruang isolasi covid-19. Di RSU Ryacudu Kotabumi.

Berharap kepada pemerintahan Kabupaten Lampung Utara. Dan dinas terkait. Aparat penegak hukum, Agar Dapat Bertindak Dengan Tegas, Dalam Menyikapi Atas Sikap dan Perilaku dari Oknum ASN, dinas PUPR tersebut. Sehingga dapat memberikan sangsi teguran keras, dan menjalankan peroses hukum dan pelangaran sebagai mana mestinya. (fr)