Orang Tua Murid Keluhkan Pungutan Biaya Perpisahan Sekolah TK/PAUD terpadu di Lampung Utara -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Orang Tua Murid Keluhkan Pungutan Biaya Perpisahan Sekolah TK/PAUD terpadu di Lampung Utara

By: M Abdul Rosyid
Wednesday, 11 March 2020


Lampung Utara BN News-  Dalam memasuki akhir tahun pelajaran, sejumlah sekolah TK/PAUD ROUDHOTS SHIBYAN betempat di Jl. Dahlia Seribasuki Kotabumi Lampung Utara memungut biaya perpisahan kepada murid sekolah Akibatnya, para orang tua wali murid pun mengeluhkan dengan adanya pungutan agaran tersebut.

“Kalau untuk dia adakan perencan untuk kesapakatan ingin jalan jalan ke kota metro itu memang hasil kesepakatan dari para wali murid tidak ada masalah. Tapi persoalannya pihak sekolah terkadang menentukan besaran iuran kepada siswa. Itu yang membuat kami keberatan. Apalagi dalam kondisi ekonomi yang sulit seperti saat ini,” ujar beberapa wali murid yang enggan disebut namanya,

Melalui konfirmasi kepada ibu yang bernama Ana selaku kepala sekolah Paud terpadu. Tersebut seperti menyangkal terkesan membela diri. ya benar kalo pihak sekolah akan mengadakan kegiatan jalan-jalan perpisahan murid dan itu sudah di musawarahkan, dan tidak ada penekanan jika yang mampu dan berkenan ikut dalam perogram tersebut ucapnya.

Setelah menanyakan jumlah besar agaran yang di minta

Ibuk ana selaku kepala sekolah. Menepis melemparkan ucapan coba saja anda untuk bicara menemui lsngsung dengan ibuk Ratih pemilik yayasan dialah yang sepenuhnya andil dan mengatur segala kegiatan jalan jalan siswa dan besar angaran dana yang telah di tetapkan.

Di mana ibuk ratih. telah menentukan sendiri besarnya angaran Rp.300.000 yang telelah di tetapkan yang mesti di kenakan perwali murid dan 35.000 untuk masuk kedalam wancana wisata Taman Mini Indonesi Indah yang berada di Metro.

Sangat jelas terdapat adanya penekannan dari ibuk ratih selaku pemilik yasan Paud Terpadu ROUDHOTUS SHIBIYAN. Di mana memaparkan melontarkan langsung ucapannya kepada parawali murid. Mengucap. bagi siyapa saja kalian para wali dan murid yang tidak setuju dan tidak ingin mengikuti perpisahan tersebut tetap harus membayar agaran tersebut.

Dengan cara pihak sekolah melakukan pemotong secara lasung melalui uang tabungan murid, yang dimana uang tersebut sehari harinya yang di tabung dengan menyisihkan sebagian uang sakunya untuk di simpan menabung kepada pihak sekolah.

Di harapakan bagi pemerintahan setempat, dinas pendidikan yang terkait dapat menyingapi bertindak tegas untuk dapat menegur memberi sangsi atas penekanan kepada pihak sekolah yayasan TK/PAUD Terpadu. Menyakut pemungutan angaran perpisahan dari sekolah. (fir)