Cantik, seorang Dokter gigi di Surabaya ditemukan tergantung ditempat prakteknya, bikin ngenes

Advertisement

Loading...

Cantik, seorang Dokter gigi di Surabaya ditemukan tergantung ditempat prakteknya, bikin ngenes

Tuesday, 24 March 2020

Doc. Ilustrasi
Korban diduga murni gantung diri karena saat ditemukan lidahnya terjulur.

Surabaya, BN News - Warga Tegalsari Surabaya digegerkan dengan penemuan mayat wanita lajang berprofesi sebagai dokter gigi bernama Irene Yanuarty (30). Gadis yang dikenal ramah dan giat bekerja tersebut nekat gantung diri di lantai 2 tempat prakteknya sebagai dokter gigi di Jalan Tempel Sukorejo Surabaya, Selasa (24/3/2020). Kejadian ini diketahui oleh salah satu teman kerja korban dr.Lilik (50) ketika hendak menengok korban pukul 15.30 WIB. Diduga ada motif asmara dari kenekatan korban.

Lilik mengatakan sejak tadi pagi untuk korban masih melakukan aktivitas seperti biasa di ruangan kerja nya pukul 12.30 Wib. “Tadi pagi bahkan sempat komunikasi dengan saya via WA. Bilang pamit ke saya. Makanya saya ke sini mau tanya pamit ke mana. Setelah itu saya dan anak memutuskan untuk mendatangi tempat kerja korban di Tempel Sukorejo 1 no 89 pukul 15.30 Wib. Saat itu juga anak saya mencari di lantai 1 namun tidak ada hasil, lalu anak saya mengecek di lantai 2 langsung berteriak melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di seutas tali yang diikatkan di tangga dan didekat jasadnya terdapat kursi plastik. "Lalu saya berlari ke luar rumah untuk meminta bantuan ke salah satu warga sehingga warga melaporkan kejadian tersebut ke Kasatgas setempat dan di teruskan ke petugas terkait" lanjutnya.

“Saya gak nyangka. Dia anaknya lebih religius daripada saya. Dia rajin ke gereja dan ngajarin saya doa-doa selama ini. Dia juga pasti tahu kalau bunuh diri itu dosa, masuk neraka,” beber Lilik sambil terus meratap. Menurut Lilik, korban membuka praktik di tempat itu sudah sejak 3 tahun terakhir ini. Sedangkan selama ini, korban tinggal di rumahnya sementara sejak ramai virus corona merebak. “Ini tempat praktik saya. Tadinya mau buka praktik bersama saya. Dia dokter gigi, saya dokter umum. Tapi suami saya melarang karena mobil saya kan gak bisa masuk gang. Akhirnya tempat ini dipakai sendiri praktiknya. Dia sudah saya anggap adik saya sendiri,” terang Lilik.

Kapolsek Tegalsari saat dikonfirmasi membenarkan kejadian bunuh diri tersebut. Setelah mendatangi lokasi, pihaknya sudah membawa jenazah korban ke RSU Dr Soetomo. “Sudah dievakuasi. Saat ini masih ditangani Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan anggota kami melakukan olah TKP dan identifikasi. Korban diduga murni gantung diri karena saat ditemukan lidahnya terjulur dan berliur, serta mengeluarkan feses dari anusnya. Menurut saksi sekaligus teman bisnis korban, Irene memang sedang memiliki masalah dengan pacarnya yang ada di Amerika. Kabarnya korban ditinggal nikah oleh pria yang dicintainya dan lebih memilih wanita lain disana. Diduga hal itu membuatnya stres hingga nekat menggantung dirinya sendiri.