Selundupkan sabu lewat kemaluan, ngaku terapis -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Selundupkan sabu lewat kemaluan, ngaku terapis

By: M Abdul Rosyid
Monday, 10 February 2020



Pernah Jadi Terapis, Penyelundup Sabu di Kemaluan Akui Tergiur Upah Tinggi.

Riau BN News- Kurir narkoba yang sembunyikan sabu di dalam kemaluan dan duburnya ternyata sebagai pekerja terapis di Spa yang ada di tempat asalnya di kawasan Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Lin Ayunda Sari (28) rela meninggalkan pekerjaannya sebagai terapis demi menjadi kurir narkoba jaringan Internasional karena imbalannya yang cukup banyak. Dalam sekali pengiriman ia mendapatkan upah sebesar Rp20 juta.

"Saya kerja di Spa di Batam, sebagai terapis. Jadi kurir karena upahnya besar sampai puluhan juta. Nanti buat keluarga buat anak saya satu di rumah," ucap Lin di Mapolrestabes Surabaya, Senin (10/2/2020).

Pengiriman ini sudah pernah dilakukan oleh Lin sebelumnya. ditangkapnya dia di kamar hotel adalah kedua kalinya ia melakukan pengiriman sabu yang disembunyikan di dalam kemaluan.

"Yang pertama dulu di Surabaya di Hotel Gunawangsa. Itu sebelum tahun baru, caranya juga sama dimasukkan juga (ke kemaluan)," sebut Lin

Ia pun diringkus sebelum menemui sang pemesan. Ia mengaku jika tak mengetahui siapa pemesan sabu seberat 200 gram tersebut.

"Enggak kenal sama pemesannya, saya cuma di suruh aja. Dari Batam saya kirim ke Surabaya. Jadi belum tahu orangnya," jelasnya.

Untuk diketahui, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya meringkus kurir narkoba jenis sabu jaringan internasional. Kurir tersebut bekerja sendiri dalam menjalankan aksinya.

Pelaku merupakan seorang perempuan bernama Lin Ayunda Sari (28) asal Batam. Pengiriman barang haram tersebut dilakukan melalui jalur udara. Untuk bisa lolos dari pemeriksaan tersebut, pelaku memiliki ide menyembunyikannya sabu seberat 200 gram di kemaluan dan duburnya.