Kunker Wagub Babel Ke Puskesmas Simpang Pesak Beltim, inovasi caffe sehat

Advertisement

Loading...

Kunker Wagub Babel Ke Puskesmas Simpang Pesak Beltim, inovasi caffe sehat

Wednesday, 12 February 2020


Bangka Belitung BN News- Wakil Gubernur Bangka Belitung (Babel) Abd Fatah dalam kunjungan kerjanya ke UPT Puskesmas Simpang Pesak Desa Simpang Pesak Kecamatan Simpang Pesak Beltim, berlangsung didalam ruangan pertemuan puskesmas Simpang Pesak, acara ini juga dihadiri Kepala Dinkes Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas PMD HM Yuliswan SH,mm, Wakil Ketua satu PKK Propinsi Bangka Belitung Laksmi, Camat Simpang Pesak Shoufian,SAP, Kades Simpang Pesak Suryanto, kader kader kesehatan, ibu ibu pkk dan pimpinan UPT Puskesmas simpang pesak dr Rully dan stafnya (12/02/2020).

Dalam acara ini Abd Fatah Wakil Gubernur Bangka Belitung memaparkan,” sebuah permasalahan yang ada di tataran desa harus kita liat secara komprehensif apakah itu harus dalam penyelesaian tingkat nasional, kemudian dalam propensi ataupun cukup kabupaten saja, tetapi hari ini yang menyangkut dalam masalah stanting atau gagal tumbuh, kembang untuk balita menjadi permasalahan Nasional maka penyelesaian juga di lakukan secara menyeluruh, mulai dana yang dikeluarkan mulai dari tataran pemerintahan pusat, tataran propensi kabupaten dan kota,dan terakhir nya dana desa, ini adalah kolaborasi dari setiap penanganan program pencegahan daripada stating dan program kondisi yg sudah.

Di provinsi kepulauan Bangka Belitung ini terdapat 69 desa termasuk diantaranya desa Simpang pesak ini yang mengandung tating walaupun hanya sedikit sepuluh saja,” ungkap Abd Fatah. 

Kepala UPT Puskesmas SimpangPpesak, dr Rully mengatakan,”  saya berbangga sekali karena kita mendapat spot dari pemerintah provinsi, pimpinan dari daerah kita dalam propensi kepulauan Bangka Belitung terkait dalam inovasi kegiatan caffe sehat yg kami gandeng dengan pemerintah Desa Simpang Pesak dan Desa Batu Itam mudah mudahan apa yang disampaikan pak wagub bahwasannya kegiatan kami ini akan dijadikan sebagai percontohan dan rencananya akan di kembangkan disetiap desa yang memiliki kasus tanting di provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini,” pungkas dr Rully.

Dalam kesempatan ini juga Kades Simpang Pesak Suryanto mengatakan,” peran Pemerintahan Desa juga terhadap caffe sehat ini sangat mendukung dan membantu kegiatan kader kader kesehatan dalam bentuk insentif dan transportasi yang sudah di anggarkan sebanyak Rp 18 juta untuk Desa Simpang pesak melalui ADD atau anggaran dana Desa untuk caffe sehat ini untuk penanganan bayi stating dan gizi buruk dan ini sudah berjalan dari tahun2019, sampai saat ini, dan pada tahun ini kita menunggu dana APBN untuk dana Desa itu, untuk meningkatkan dari Rp 18 juta untuk makan tambahan menjadi Rp 56 juta,”ungkap Suryanto. (Ski)