Palang parkir elekteronik Guardian Parking RSUD Riyacudu Kota Bumi dikeluhkan pengunjung -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Palang parkir elekteronik Guardian Parking RSUD Riyacudu Kota Bumi dikeluhkan pengunjung

By: M Abdul Rosyid
Wednesday, 15 January 2020


Kabupaten Lampung Utara BN News- Sistem parkir di RSUD Ryacudu kotabumi, perusahaan PT. Guardian Oto Solusi. nampak amburadul, dan tidak layak pakai Rabu 15 Januari 2020. Pasalnya, mesin palang parkir elekteronik yang berada di RSUD. RiyaCudu Kota Bumi ini, sedari dulu selalu mengalami kerusakan sehingga berdampak pada sistem parkir yang semberawut yang di keluhkan di oleh masyarakat. 

Seperti di kelukan salah satunya masyarakat Zepri AK yang bertempat tinggal, di kelurahan Cempedak. yang datang berkunjung di RSUD Riyacudu dimana rusaknya mesin parkir elektronik tersebut dirasakan teramat sangat merugikan pengunjung.

Saya pernah beberapa waktu yang lalu parkir di area rumah sakit umum RSUD Riyacudu “Saya baru parkir, tapi tidak dapat nomor/tiket parkir karena alasan mesinnya rusak dan palang pintu itupun terbuka begitu saja. tanpa bergerak naik turun sama sekali. (rusak), lalu saya hendak keluar dari area parkir dan harus membayar lima ribu rupiah. Padahal saya parkir tidak sampai setengah jam. Hanya datang mengatarkan bekal untuk keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit umum RSUD Riyacudu, tururnya. Apalagi di tempat loket pembayaran itu tidak menggunakan struk ataupun sebagai bukti tarip harga jasa pembayaran parkir yang semetinya harus di berikan,” dan secara transparan keluhnya,

Terlebih, kata Jepri, operator mesin parkir elektronik hanya menerka-nerka dalam meminta bayaran parkir dan itupun hampir semua pengujung parkir kedaraan di RSUD Riyacudu di perlakukan sama seperti itu.

“Operatornya cuma bertanya sudah berapa lama parkirnya..? masuk jam berapa....? lalu operatornya asal sebut saja ongkos harga tarip parkirnya,” keluhnya lagi.

Ia berharap, manajemen RSUD Ryacudu dan pemerintah daerah kabupaten Lampung Utara. segera dapat menyikapi dan mengambil tindakan untuk dapat bertindak tegas, agar dapat mengusut  melakukan pengecekan dan kelayakan pada mesin. Peraturan dan aturan-aturan yang berlaku pada parkir elektronik PT Guardian oto solusi tersebut yang selalu saja beralasan terus-menerus mengalami kerusakan. Dan eror sehingga cukup banyak di kelukan di kalangan masyarakat terutama di masyarakat Lampung Utara. 

Bahkan harus segera untuk dapat di tindaklanjuti kasian masyarakat jika secara pembayaran hanya asal mengucap sesuai keinginan dan semaunya saja meminta bayaran parkir bahakan sudah melampoi papan pelang tarip harga yang di terapkan oleh perusahaan palang parkir elekteronik. Guardian oto solusi itu tersebut. 

Berarti selama ini dengan menyalah gunakan dan meminta tarip parkir yang berlebihan sama saja dengan membudidayakan pungli,” di kalangan masarakat ucap Zepri.

Semoga persoalan ini segera agar dapat ditindak lajuti, sebelum akan sangat berdapak buruk bagi masyarakat. Terlebih lagi parkir di RSU.Cudu Riyacudu. Rata-rata tempat pengobatan. Bagi orang-orang yang ingin Berobat dan terlebih lagi kelurga yang terkena musibah. Bukan sarana tempat hiburan. Pantai, Cafe, atau mol. tepat sarana hiburan dan akses pembelanjaan suguh tidak wajar di perlakukannya tarip pakir yang sedemikian rupa. Dan sangat tidak wajar jika di perlakukannya tarip parkir yang seperti ini. Motor Rp.5000 dan mobil  Bahkan Rp.10.000 sampai lebih terlebih lagi dengan pembayaran sistim tembak tanpa ada bukti pembayaran tersebut. (fir)