Polisi tangkap Dua orang pengedar sabu di Bekasi -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Polisi tangkap Dua orang pengedar sabu di Bekasi

By: M Abdul Rosyid
Saturday, 14 December 2019

Ilustrasi
Polres Metro Bekasi Kota Tangkap 2 Pengedar Sabu di Cibarusah dan Tambelang.

Bekasi, BN News  –  Sedang  bertransaksi, dua orang pengedar sabu ditangkap di  dua tempat berbeda, yakni Kecamatan Tambelang dan Cibarusah. Dari tangan kedunya, petugas kepolisian turut menyita beberapa gram sabu siap edar.

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi menjelaskan kedua pelaku adalah adalah MS (26) asal Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang dan YS alias Kubil (35) asal Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu.

“Tersangka MS ditangkap Unit Reskrim Polsek Tambelang di parkiran minimarket di Kampung Balong, Desa Sukabakti, Kecamatan Tambelang pada Selasa 10 Desember 2019,” kata AKP. Sunardi, Sabtu (14/12/2019).

Dari tangan tersangka MS, petugas menyita barang bukti berupa tiga plastik klip bening kecil sabu yang disimpan di dalam satu bungkus plastik pada saku celananya, dua buah handphone dan satu bungkus rokok.

“Sedangkan tersangka YS alias Kubil ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi  di dekat SPBU di Jl. Raya Cibarusah, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah pada Rabu 11 Desember 2019,” ungkap AKP Sunardi.

Dalam penangkapan itu, petugas turut mengamankan barang bukti berupa dua plastik klip bening berisi sabu dengan berat brutto ±1,86 gram, satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang berisi sabu dengan berat brutto ±6.08 gram, satu plastik Klip bening  berisi sabu seberat ±22,24 gram dan satu unit sepeda motor Honda Beat Nomer Polisi F-5736-FDR berikut STNK dan kunci kontak.

“Jadi keduanya ditangkap berdasarkan adanya laporan dari masyarakat yang merasa resah bahwa di sekitar TKP kerap dijadikan sebagai lokasi transasi narkoba jenis sabu,” tutur AKP Sunardi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku dijerat pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang – undang RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. “Kasusnya masih kita kembangkan,” pungkas AKP Sunardi.