Warga pertanyakan dana konpensasi sebesar Rp15 juta, diduga digelapkan -->

Menu Atas

Advertisement

Loading...

Warga pertanyakan dana konpensasi sebesar Rp15 juta, diduga digelapkan

By: M Abdul Rosyid
Thursday, 21 November 2019



Seharusnya uang ganti rugi konpensasi itu diterima. desa Bandar Putih, (21/11/2019).

Lampung Utara, BNNews.top - Hasil pantaun awak media online perihal pekerjaan peroyek irigasi perairan Wayrarem kecamatan Kotabumi Selatan kabupaten Lampung Utara, Kamis (21/11/2019).

Menurut keterangan narasumber yang enggan disebutkan namanya, , mengatakan bahwa, yang seharusnya menjadi hak diberi, untuk warga desa Bandar Putih, justru diberi kepada wilyah daerah lain?, sedangkan pekerjaan proyek tersebut berada di desa Bandar Putih?.

Seharusnya uang ganti rugi konpensasi itu diterima. desa Bandar Putih, dan hingga sampai detik ini belum ada bahkan belum juga diterima dari pihak desa terhadap pihak perusahaan.

Melainkan bukti surat kwitansi diatas materai 6000, yang ditandangan ni oleh saudara Mislan dari warga desa warga desa Way Kunang kecamatan Kotabumi Selatan. Justru yang menerima uang untuk ganti rugi yang berada dilahan pekerjaan, yang sebelumnya lapangan tersebut di kelola bersihkan oleh warga menjadi sarana olah raga bermain bola kaki. dan kemudiaan tanaman tumbuh, sesuai peraturan yang ada seharusnya bisa diterima oleh warga Bandar Putih tetapi sampai saat ini tidak ada etika baik maupun dari pihak perusahaan maupun dari warga yang menerima uang tersebut.

Saat berita ini terbit, hasil pantauan media ini, kami meminta kepada pihak yang berwajib agar bisa menindak lanjuti terhadap oknum yang diduga menyelewengkan dana konpensasi ganti rugi lapangan bola dan tumbuh tanaman, seharusnya diterima warga Bandar Putih, melainkan justru warga desa Waykunang, saudara Mislan yang bertanggung jawab menerima uang teraebut, menurut keterangan narasumber yang enggan disebut namanya.

Dan kami mendapat informasi , keterangan kades Bandar Putih membenarkan bahwa sampai saat ini belum sama sekali menerima agaran konpensasi tersebut. Dan mengakui bahwa ada oknum yang bermain di dalam perusahan, yang telah mengambil dan menerima agaran biaya konpensasi kebijakan perusahan untuk desa kami Bandar Putih, kecamatan Kota Bumi Selatan, ungkapnya. (fir)