Pembunuhan PSK Online Di Hotel Karawang Terungkap -->

Advertisement

Loading...

Pembunuhan PSK Online Di Hotel Karawang Terungkap

By: M Abdul Rosyid
Monday, 14 October 2019


Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Putera, membeberkan, pelaku pembunuhan merupakan pelanggan korban. Kebetulan, korban ternyata diketahui bekerja sebagai wanita panggilan atau PSK online, gambar ilustrasi (15/10/2019).

BNNews.top - Polres Karawang ungkap dan tangkap pelaku kasus tewasnya wanita telanjang di kamar 211 Hotel Omega , Karawang, pada Senin (7/10/2019) lalu. Pelaku utama pembunuhan ternyata pelanggannya sendiri.

Motif pembunuhan terhadap OS, (28) wanita panggilan PSK online, di kamar 211 hotel Omega, 7 Oktober lalu terungkap. Pelaku RS (28) warga Purwakarta ditangkap jajaran Resmob Satreskrim Polres Karawang sepekan kemudian.

Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Putera, membeberkan, pelaku pembunuhan merupakan pelanggan korban. Kebetulan, korban ternyata diketahui bekerja sebagai wanita panggilan atau PSK online.

“Pertemuan antara korban dan pelaku berawal di facebook lalu lanjut janjian via whatsapp,” kata Nuredy, Selasa (15/10/2019), di Mapolres Karawang.

Setelah cocok harga, keduanya kemudian sepakat bertemu di hotel Omega kamar 211. Antara korban dan pelaku sempat melakukan hubungan seksual.

“Pelaku sempat meminta jatah lebih, namun korban enggan melayani. Disitulah awal kekesalan pelaku,”ungkapnya.

Lebih lanjut Nuredy mengatakan, pelaku yang merasa hasratnya masih menggelora, kesal dan nekat membekap hidung dan mulut korban dengan tangan dan handuk hingga tewas.

“Tak hanya itu, barang korban berupa 2 buah ponsel dan uang Rp 250 ribu diambil korban,” ujarnya.

Jasad korban baru diketahui oleh petugas room service hotel keesokan harinya dalam kondisi tak bernyawa. Akibat perbuatannya, pelaku RS, dijerat pidana pasal berlapis.

“Diantaranya, 338 KUHP Ancaman kurungan penjara 15 tahun, pasal 365 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun dan pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan penjara 7 tahun,” tutup Nuredy.