HUT Lalulintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Banten Gelar Donor Darah -->

Advertisement

Loading...

HUT Lalulintas Bhayangkara, Ditlantas Polda Banten Gelar Donor Darah

By: M Abdul Rosyid
Friday, 6 September 2019



BNNews.top - Dalam rangka memperingati HUT ke-64 Lalulintas Bhayangkara, Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Banten bekerja sama dengan Biddokes dan Unit Transfusi Darah PMI melaksanakan bakti sosial donor darah di Aula Ditlantas Polda Banten, Kamis (5/9/2019).

Selain diikuti seluruh personil Ditlantas, kegiatan donor darah ini juga diikuti seluruh pejabat utama Ditlantas, tak terkecuali Direktur Lalulintas Kombes Pol Wibowo serta Bhayangkari Ditlantas.

Kombes Pol Wibowo mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian personil Ditlantas kepada masyarakat yang membutuhkan darah. Kegiatan ini juga merupakan kegiatan sosial dan kemanusian dan diharapkan darah yang sudah didonorkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Ini merupakan kegiatan sosial dan kemanusian dan diharapkan darah yang sudah didonorkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Dirlantas usai mendonorkan darah.

Dirlantas juga berharap kepada seluruh personil Ditlantas bahwa kegiatan donor darah ini bisa dilakukan kapan dan dimana saja selagi kondisi fisik memenuhi syarat. Selain bernilai ibadah, mendonorkan darah juga dapat menjadikan fisik pendonor menjadi lebih sehat.

“Saya sangat mengapresiasi serta mendukung jika ada anggota yang mau mendonorkan darah secara rutin. Selain bernilai ibadah, Insya Allah akan lebih menyehatkan tubuh,” ungkap Kombes Pol Wibowo. 

Sementara itu, dr Fahmi dari Biddokes Polda Banten, mengatakan sebelum melakukan donor darah, anggota terlebih dahulu menjalani pengecekan tekanan darah dan HB darah.

Setelah dinyatakan tidak ada masalah, dilanjutkan dengan proses pengambilan darah. Setelah darah terkumpul, kata Fahmi, pihaknya akan membawa kantong-kantong darah tersebut ke kantor PMI untuk dilakukan pengujian dan sterilisasi.

“Sebelum digunakan kepada yang membutuhkan, darah dari pendonor ini terlebih dahulu dilakukan pengujian dan sterilisasi,” kata Fahmi. (*)