Probolinggo: Asyik Mangkal, Enam PSK Diamankan, Satpol PP - BN News

Breaking

    DESKRIPSI GAMBAR  

Probolinggo: Asyik Mangkal, Enam PSK Diamankan, Satpol PP


BNNews.top- Meski kerap dirazia, PSK di wilayah Besuk tak pernah kapok. Alhasil, saat Satpol PP Kabupaten Probolinggo kembali menggelar razia, Minggu (25/8) sore, enak PSK berhasil dijaring.

Setelah terjaring dan diamankan Satpol PP, keenamnya dijemur di terik panas matahari  saat mereka diminta berbaris di markas Satpol PP Kabupaten Probolinggo. Tak hanya disuruh berbaris. Keenam PSK itu diminta untuk lari-lari kecil mengitari markas, sebelum diminta masuk ke dalam ruangan di bagian belakang kantor Satpol PP. Dijemur dan disuruh berlari kecil adakah hukuman ringan lantaran mereka bukanlah pemain baru.


Ya, keenam PSK itu dinilai adalah pemain lama kerap banyak meresahkan warga. Terutama bagi kaum Hawa. Karena itu, petugas dengan sengaja memberikan syok terapi. Tujuannya agar mereka tidak lagi melakukan tindakan yang tidak pantas itu. Dan meninggalkannya untuk kemudian mencari rejeki yang halal.


Nurul Arifin, Kordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP setempat mengatakan, keenam PSK itu didapat dari dua tempat di Kecamatan Besuk, yakni di Desa Kelampokan dan Desa Besuk Agung. Mereka diamankan saat sedang menunggu pelanggan.


“Kami melakukan razia rutin. Razia ini juga digelar setelah ada alaporan masyarakat. Kami melakukan penyamaran ketika melakukan penggrebekan. Sehingga, para PSK itu tidak lari ketika diamankan, ” ujarnya sesuai razia di kantornya kemarin (25/8) sore.


Di Besuk Agung ada tiga perempuan yang dikeler. Salah satunya adalah muncikari. Sedangkan di Kelampokan juga sama. Namun, disana tidak ditemukan muncikarinya. Pihaknya berencana memanggil muncikari tersebut. “Karena PSK yang diamankan di Kelampokan ini sudah sering. Akan kami panggil mucikarinya, ” ujarnya.


Petugas yang menangani mereka juga menyisipkan pembinaan secara fisik juga secara rohani. Bahkan keenam PSK itu disuruh menyanyikan lagu nasional dan juga membaca Pancasila. Tidak lupa, agar mengingat dosa dan segera taubat, mereka juga diminta untuk membaca istigfar.


Kasi Ops Dal Mashudi mengatakan, pihaknya berencana mengirim PSK itu ke Dinas Sosial. Sebab, tidak sekali mereka tertangkap. Itu dilakukan agar mereka nanti di berikan pembinaan lebih lanjut untuk dikirim ke Kediri.


“Semoga saja dengan demikian mereka bisa bertaubat. Sehingga bisa mencari nafkah untuk keluarganya dengan cara yang halal, ” ungkapnya.


Bagaimana dengan muncikarinya ? Pihaknya akan berkonsultasi dengan pihak kepolisian. Apakah nanti ditangani pihak kepolisian atau tidak. Keputusannya akan diambil pada hari ini.


“Selain itu juga akan kami bahas. Apakah warung remang remang itu akan ditutup. Itu nanti pembahasanya bersama kepala desanya. Kepala desa akan kami undang untuk itu,” tuturnya.


Hari ini (26/8), sebelum diserahkan kepada Dinas Sosial, mereka akan dites HIV. Itu dilakukan untuk mengecek apakah mereka terjangkit. Jika terjangkit akan diawasi langsung oleh pihak Dinas Kesehatan. (*)

No comments:

Post a Comment