Pertanyakan Penerima PKH Di Labuan Maringgai Lamtim - BNNews

Breaking

     

Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR        

Pertanyakan Penerima PKH Di Labuan Maringgai Lamtim


BNNews | Malu Rumahnya Di Cap Keluarga Miskin , Ratusan Penerima PKH  di OKI  Mundur bagaimana dengan penerima PKH di Labuhan Maringgai Lamtim, (10/03).


Mendapatkan stempel ‘Keluarga Miskin’ di rumah mereka, ratusan warga miskin di Ogan Komering Ilir, (OKI) Sumatera Selatan menyatakan tidak mau lagi menerima bantuan dari pemerintah.

Kepala Dinas Sosial OKI, Amir mengakui kalau pihaknya memang sudah memasang stiker dan stampel keluarga penerima bantuan pemerintah. Hal ini untuk mendata keluarga mana saja yang tidak mampu dan perlu dibantu.

Namun, dari 1.595 kepala keluarga yang terdaftar, sebanyak 25% KK mundur sebagai penerima dana dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Awalnya penerima bantuan pemerintah program PKH itu 1.595 kepala keluarga. Setelah dipasang stampel mereka sadar, terakhir menyatakan untuk mundur, saat ini tersisa 1.252. Untuk 343 pilih mundur secara sukarela,” kata Amir seperti dilansir BITV, Minggu, (10/03/2019).

“Kalau keluar dari program PKH harus keinginan atau kesadaran masyarakat, istilahnya ya mengundurkan diri. Maka penulisan di dinding rumah ini sebagai salah satu upaya memastikan program pro poor ini tepat sasaran,” katanya.

Untuk kabupaten OKI, ada 35.525 keluarga yang menerima bantuan PKH. Sementara itu, Camat Mesuji , Mukhlis menyatakan bahwa pemasangan stempel dan stiker ini supaya penerima bantuan tidak salah sasaran.

“Kita bersama perangkat kepala desa sudah melakukan validasi ulang untuk penerima PKH. Jadi ada kesepakatan bersamanya bahwa rumah penerima manfaat kita tulis dengan cat semprot,” kata Mukhlis.

Ratusan KK ini mundur dari daftar penerima bantuan karena tidak mau dicap sebagai keluarga miskin. Namun, ada juga yang mengaku sudah hidup layak dan tidak perlu dibantu lagi.

“Banyak warga yang tadinya menerima tapi tidak mau dicap sebagai keluarga miskin. Akhirnya mereka menyatakan untuk mundur dari program itu,” tutup Mukhlis.

dilain tempat Bagaimaňa dengan penerima PKH dikecamatan  Labuhan maringgai Lampung timur  yang diduga tidak layak menerima akän tetapi justru diduga mendapatkannya.
(Toni RR/BITV)

Sumber sepuluhdetik.com

No comments:

Post a Comment