Pandeglang; Harga Gas Tabung 3 Kg Melebihi HET, Dalih Ongkos Bongkar Muat - BNNews

Breaking

     

Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR        

Pandeglang; Harga Gas Tabung 3 Kg Melebihi HET, Dalih Ongkos Bongkar Muat


BNNews | Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram pangkalan SPBU Panimbang yang bekerjasama dengan agen PT Dwi Citra Putra, diduga sarat penyimpangan. Pasalnya, Harga jual eceran di Atas Harga Eceran Tertinggi (HET), (2/03).

Harga tertinggi Gas Tabung 3 Kilo gram Sesuai SK Bupati Pandeglang No. 542/Kep.798-Huk/2014 Rp 16.000,- / tabung. Namun dijualbelikan kepada masyarakat tidak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dengan harga patokan dan harga jual eceran yang didasarkan pada harga indeks pasar LPG yakni seharga Rp 18.000,- / tabung.

Pangkalan Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram yang terletak di SPBU Kecamatan Panimbang, Jl Raya Panimbang Seledengen, Pagelaran, Labuan 42265, Pandeglang, Banten. dalam penjualannya di Atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 18.000,- / pertabung tidak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dengan harga patokan dan harga jual eceran sudah melanggar Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 Tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram meliputi perencanaan volume, harga patokan dan harga jual eceran sesuai kebijakan pemerintah.

Hasil temuan dari salah seorang Warga masyarakat desa panimbang berinisial Ag (27) saat dimintai keterangan oleh kontrol sosial yang berhasil mengabadikan rekaman video tersebut, dalam video rekaman warga yang merupakan konsumen dari pangkalan di SPBU Panimbang mengatakan Gas Tabung 3 Kilogram yang dibelinya dari pangkalan SPBU Panimbang seharga Rp 18.000,- / tabung melebihi harga patokan yang didasarkan pada harga indeks pasar atau HET. Padahal sesuai yang tercantum di papan nama sebesar Rp 16.000,- / tabung.

"Harga patokan yang tercantum di papan nama senilai Rp 16.000,- / tabung tapi kenyataannya dijualbelikan seharga Rp 18.000,- untuk / tabungnya," ucap Ag, kepada kontrol sosial mewakili dua rekanan lainnya berinisial Di dan Ar.

Sementara itu, Waskia selaku pengelola pangkalan Gas Tabung 3 Kilo gram SPBU Panimbang, ketika dikonfirmasi terkait penjualan Gas yang melampaui HET sebesar Rp 18.000,- / tabung mengatakan bahwa harga Rp 18 ribu sudah harga standar dibandingkan pangkalan lain, Sabtu (02/03/19).

Ia menjelaskan, penjualan Gas yang melampaui HET sebesar Rp 18.000,- / tabung dari harga patokan yakni Rp 16.000,- untuk biaya ongkos bongkar dan pembuatan laporan nota-nota yang diberikan kepada supir agen PT Dwi Citra Putra," jelas waskia kepada awak media.

Terpisah, Akhmad Djachroni selaku pengelola atau komandan SPBU Panimbang hingga pemberitaan dipublikasikan belum bisa dimintai keterangan perihal Kasus ini. [Red/kasman]

No comments:

Post a Comment