Pandeglang CV. Barokah Ilahi; Jual Pupuk Bersubsidi Lebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) - BNNews

Breaking

     

Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR        

Pandeglang CV. Barokah Ilahi; Jual Pupuk Bersubsidi Lebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)

Gambar ilustrasi.

BNNews | Pemilik toko CV. Barokah Ilahi yang terletak di Desa Gunungbatu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten melakukan penyalahgunaan distribusi dan penjualan pupuk bersubsidi yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), (25/02).

Empud Pemilik toko diketahui menjadi pengecer pupuk bersubsidi dengan menjualnya ke petani di wilayah Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten seharga Rp. 105 ribu per karung berukuran 50 kg.

Hasil temuan ketika dikonfirmasikan kepada pemilik toko CV. Barokah Ilahi, Empud memaparkan jika penjualan pupuk bersubsidi yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) disebabkan harga eceran dari Distributor PT. Pertani Pandeglang sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi," paparnya.

"Pupuk tersebut dikirim dari Distributor PT. Pertani Pandeglang ke Toko sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET)," ujar empud.

Diketahui, pupuk subsidi tersebut seharusnya dijual dengan Harga Eceran Tertinggi sebesar Rp 90 ribu per karung ukuran 50 kg. Namun justru oleh Empud pemilik toko CV. Barokah dijualbelikan melampaui HET yang ditentukan pemerintah seharga Rp 105 ribu per karung berukuran 50 kg.

Sementara itu, Imron selaku Dewan Pimpinan Cabang Pandeglang, Gema Anak Indonesia Bersatu (GAIB) Perjuangan mengatakan, dari informasi warga masyarakat panacaran - munjul yang enggan disebutkan namanya menerangkan Pemilik CV. Barokah Ilahi yakni empud diketahui menjadi pengecer pupuk bersubsidi dengan menjualnya ke petani melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 105 ribu perkarung dan Kemudian untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat pihaknya melakukan penelusuran dan menemukan pupuk subsidi di sebuah gudang di Desa Gunungbatu, Kecamatan munjul pada Senin, 25 Februari 2019 sekitar pukul 16.00 WIB ," kata Imron kepada awak media.

Imron menegaskan, bahwa Pemilik toko CV. Barokah Ilahi menjual pupuk bersubsidi yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) melanggar Permendag Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 pasal 30 ayat 2 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian junto pasal 2 Perpres Nomor 15 tahun 2011. Kemudian pelaku juga bisa dikenakan Undang-undang darurat Nomor 7 tahun 1955 tentang pengusutan, penuntutan dan peradilan tindak pidana ekonomi," tegasnya. [Red/kas]

No comments:

Post a Comment