Warga Jabung minta Pemkab Lamtim bangun Museum -->

Advertisement

Loading...

Warga Jabung minta Pemkab Lamtim bangun Museum

By: M Abdul Rosyid
Friday, 14 December 2018


BNNews | Masyarakat Kecamatan Jabung Lampung Timur meminta kepada pemerintah setempat untuk dapat mengalokasikan dana guna membangun museum yang diperuntukan menyimpan barang-barang antik peninggalan zaman keratoan yang banyak ditemukan di beberapa desa yang ada dikecamatan Jabung seperti di desa Negara Batin, Jabung dan Negara Saka, (14/12).

Barang-barang antik diduga peninggalan keratuan atau kerajaan yang ada di wilayah tersebut dan sampai saat ini masih banyak dicari keberadaanya.

Beberapa waktu lalu warga kecamatan Jabung juga  berhasil menemukan batu tapak kaki, batu kursi dan batu lesung (lumpang batu).

Batu lesung yang berada di Desa Negara Saka, awalnya berada di peladangan milik warga Setempat.

Kini  keberadaan batu lesung tersebut  dipindahkan ke dekat saluran irigasi sungai sekampung desa setempat.

Pada Waktu dilaksanakan pengalian irigasi  warga pun kembali menemukan barang -barang antik Lainnya seperti guci dan sendok yang terbuat dari batu giok.

Zainal Abidin wakil ketua IJS (Ikam Jabung Sai) berharap kepada pemerintah agar di Kecamatan Jabung  bisa dibangun museum untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan benda benda  bersejarah peninggalan zaman keratuan atau Kerajaan yang nantinya juga diharapkan akan dapat menjadi tempat wisata sejarah  dan cagar budaya yang ada dijabung.

Selain Itu Juga IJS juga meminta  kepada Pemerintah untuk  Menurunkan Ahli sejarah Untuk melakukan Penelitian didaerah ini, karena di kecamatan Jabung  diduga Masih banyak terpendam barang barang  bersejarah peninggalan zaman keratuan yang belum di temukan untuk diteliti.

Ikam Jabung Sai beberapa tahun lalu melakukan pencarian barang-barang bersejarah tersebut.

"Pada tahun 2017 pencarian dilakukan kembali oleh IJS dan paguyuban pencaksilat  Kumanggo Putih yang berhasil menemukan  beberapa pecahan guci serta uang kuno di area peladangan jagung dan  singkong milik warga setempat.

Diduga guci-guci kuno tersebut pecah di karenan  lahan tersebut  sering dibajak saat hendak ditanami oleh warga,"kata Zainal abidin  kepada awak media ini Di Negara batin jabung beberapa Waktu lalu.

Hal senada Juga dikatakan oleh
Salah Seorang pembina paguyuban pencak silat Kumango Putih yang enggan menyebutkan Jati dirinya .

Ia mengatakan bahwa pencarian dan  penemuan ini bukan pertama kalinya.

Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada tahun 2014 oleh guru besar Kumanggo Putih yang saat itu  sengaja mencari keberadaan tiyuh putak dipinggir kali Sekampung.

Saat ini tiyuh putak bernama Dusun Putak  Jaya desa Marga Batin Kecamatan Waway Karya.

Kemudian pada pencarian yang dilakukan pada tahun 2016 ditemukan uang kuno di daerah Kerajaan  Srikulo yang dipimpin oleh raja Minak Ghajo Jalan, 

konon menurut sejarah zaman dahulunya kerajaan ini dilindungi oleh benteng tanah dengan kedalaman 5 meter dan  Saat ini masuk kedalam wilayah  desa Negara Saka kecamatan Jabung.

"Saat ini uang kuno hasil temuan tersebut disimpan di sanggar Kumanggo Putih," pungkas nya. (Toni RR)