Rekening Ahli Waris Ganti Rugi Diblokir, Cari Oknumnya!!! - BNNews

Breaking

     

Baca konten viral kami di BABE

DESKRIPSI GAMBAR        

Monday, 10 December 2018

Rekening Ahli Waris Ganti Rugi Diblokir, Cari Oknumnya!!!


BNNews | Kabar pemblokiran rekening para ahli waris uang ganti rugi dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta di Bank DKI sudah sampai di telinga Walikota Jakarta Selatan, Marullah Matali.

Sanah binti Haji Entong bersama sanak keluarganya dan puluhan warga di wilayah Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan sempat berhasil mencairkan sebesar Rp 600 juta lewat rekening milik Sanusi di KCU Bank DKI Jalan Juanda. Namun ketika balik lagi di hari berbeda, pihak bank menyatakan semua nomor rekening milik mereka telah diblokir.

Para ahli waris bersama pengacaranya ditunjukkan oleh pihak Bank DKI Kantor Cabang Jakarta Selatan berupa surat permohonan pemblokiran bertulis tangan dengan tinta biru, dengan tanda tangan di atas materai, dengan nama Ahmad Firdaus F. Surat tertanggal 30 November 2018.

Selain itu, pihak Bank DKI juga menunjukkan adanya Surat Bukti Laporan dari Kepolisian Resort Jakarta Pusat (Polres Jakpus) atas nama pelapor Joni Siswoyo.

Marullah mengaku sudah pernah mengingatkan pihak SDA Pemprov DKI untuk buru-buru menyelesaikan pencairan uang ganti rugi itu.

"Saya sudah dari lama katakan kalau sudah bisa diselesaikan ya selesaikan buru-buru jadinya terjadi begini nih," tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/12).

Ia pun sudah meminta lurah dan camat setempat untuk mencari oknum yang dimaksud dalam pemblokiran rekening milik para ahli waris di Bank DKI.

"Cari siapa oknum itu selesaikan, boleh jadi apa cuma mau nolong atau ada sesuatu yang kita khawatirkan. Saya sudah sampaikan kepada mereka (camat dan lurah) dan barusan tadi saya ketemu dengan mereka, kepala suku dinas," terangnya.

Marullah tidak tahu persis angka ganti rugi yang mesti dibayarkan kepada para ahli waris, namun yang jelas pembebasan lahan ini kewenangan UPT Pembebasan Lahan Dinas SDA.

"Mungkin bisa dieksekusi buru-buru untuk segera ditransfer. Saya sudah sampaikan juga ke mereka gitu jadi ya mudah-mudahan mereka bisa selesaikan hari ini," ujar Marullah seraya memastikan akan terus monitor pencairan uang ganti rugi tersebut. [may]

No comments:

Post a Comment