Naas,.!!! Pulang Sekolah Lewat Jalan Sepi Diperkosa Pria Tak Dikenal - BN News

Breaking

    DESKRIPSI GAMBAR  
 

PAWARTA TERHANGAT


 

| Berita Video

Naas,.!!! Pulang Sekolah Lewat Jalan Sepi Diperkosa Pria Tak Dikenal


BNNews | Kerjadian tersebut terjadi pada bulan Maret 2018 dan menimpa LS (12) warga desa Sukadana Timur Kecamatan Sukadana Lamtim, (11/12).

Akibat pemerkosaan tersebut korbanpun  hamil dan pada tanggal 1 Desember 2018. Lalu melahirkan bayi jenis kelamin perempuan.

Sejak Peristiwa naas tersebut terjadi, korbanpun diam membisu dan  tidak mau bercerita, kepada siapapun tentang kejadian perkosaan yang  dialaminya  kepada siapapun.

Peristiwa naas  itu diketahui orang tua korban, setelah korban hamil 5 bulan.

Korban adalah siswi kelas 1 salah satu SMP swasta di kecamatan Sukadana, Lampung Timur.

Setiap hari nya ia  berangkat dan pulang  sekolah diantar jemput oleh saudara  sepupu perempuanya.

Naas, pada bulan Maret 2018 lalu  pada saat jam pulang sekolah telah tiba,  sepupu m korban belum datang menjemputnya, sehingga ia lama menunggu jemputan dan Akhirnya korban memutuskan untuk pulang kerumah dengan berjalan kaki.

Setibanya di jalan sepi tiba-tiba berhenti  sebuah sepeda motor tanpa nomor polisi, yang dikendarai  seorang  pengendara dengan menggunakan helm serta wajah yang  ditutupi dengan masker. Pengendara motor tersebut menghampiri korban dan langsung menariknya  kedalam kebun Kemudian meruda paksa nya.

Ketika itu situasi jalan sedang sepi.

Setelah selesai merudapaksa korban, pelaku melarikan diri. Meninggalkan korban sendirian dalam kebun.

Korbanpun berdiri lalu berjalan sambil menangis. Setiba  dijalan yang biasa dilaluinya, Ia melihat kakak sepupu perempuanya, datang menjemput dan melihat korban sedang menangis.

Kemudian sang kakak pun bertanya kenapa Ia menangis.

Sejak peristiwa naas itu terjadi  LS selalu  menghindar, ketika ditanya soal mengapa ia menangis, ketika berjalan kaki saat pulang sekolah.

Setelah berapa bulan berlalu orang tua korban, melihat perubahan tubuh korban (perutnya membesar).

Orang tua korban mendesak agar LS mengakui, apakah dia sedang hamil.

Korbanpun menjawab bahwa dia memang hamil, karena diperkosa seseorang. Saat sedang jalan kaki pulang sekolah beberapa bulan lalu. Akhirnya semua keluarga berkumpul, dan membuktikan apakah korban hamil. Atau tidak setelah sembilan, korban pun melahirkan bayi dengan seorang bidan yang notabene ada adalah  istri Kepala Desa Sukadana Timur tempat korban dan  keluarganya berdomisili.

Selang beberapa waktu setelah korban melahirkan orang tua korban melaporkan peristiwa perkosaan ini kepada aparat  kepolisian. Hingga saat ini Polisi Belum bisa memeriksa  LS Karena korban selalu menangis dan menutup muka saat dimintai keterangan.

Diduga Korban mengalami trauma akibat peristiwa yang dialaminya, korban hanya tinggal bertiga, bersama ibu dan ayah tirinya. (Toni /raja ratu)

No comments:

Post a Comment